Showing posts with label Stock market. Show all posts
Showing posts with label Stock market. Show all posts

Sunday, 4 November 2018

Deviden 

Deviden adalah pembagian keuntungan yang diberikan perusahaan kepada para pemegang saham, ini adalah salah satu keunggulan jika berinvestasi di portofolio saham. Sebelum ada keputusan untuk pembagian deviden, biaanya akan didahului dengan Rapat umum pemegang Saham, kalau dari usulan dari managemen disetujui oleh pemegang saham, maka pembagian deviden akan dilakukan. Umumnya dana yang dibagikan harus memenuhi syarat penting yakni perusahaan harus membukukan keuntungan. Rasio dari keuntungan yang didevidenkan ini termuat di Anggaran Dasar (AD) perusahaan, pengalaman tidak melebihi 50% dari laba tapi bisa lebih

Informasi Deviden

Istilah-istilah yang umum berhubungan dengan deviden
1. Cum date : Tanggal terakhir untuk membeli saham, supaya tercatat sebagai penerima deviden, setelah melebihi tanggal ini sudah tidak berhak. Biasanya harga saham menjelang Cum date naik, karena permintaan tinggi
2. Ex date : Tanggal sehari setelah Cum date (hari bursa)
3. Recording date : Tanggal pencatatan pemegang saham yang berhak menerima deviden. Adalah hari bursa (T+3 dari Cum date)

Untuk jenis deviden ini dapat dibedakan menjadi 2 yaitu 
1. Deviden tunai : Dibagikan dalam bentuk uang cash/ tunai, yang nanti akan ditransferkan ke rekening dana investasi dari sekuritas dimana saham tersebut dibeli. 
2. Deviden saham : Dibagikan dalam bentuk saham bonus, pada intinya kepemilikan saham akan bertambah. 

Monday, 20 August 2018

Membeli saham di Penawaran Umum 

Nih bagi yang peminat investasi di portofolio surat berharga berupa saham, kalian2 pasti kenal dengan istilah IPO (Initial Public Offering), yakni penawaran saham perdana, dimana perusahaan menawarkan menawarkan kepemilikannya kepada masyarakat. Jika kamu ikut IPO, berarti kamu menjadi orang pertama yang memiliki saham perusahaan tersebut saat dilepas ke publik, inilah yang menyebabkan transaksi IPO sebagai pasar primer. 

Nah untuk yang biasanya, orang bisa ikut IPO jika menjadi nasabah satu sekuritas, untuk yang ini caranya berbeda, jadi tidak harus menjadi nasabah di suatu sekuritas dan kita bisa tetap mengikuti, yakni pada waktu fasa penawaran umum (public offering). Nah, agen penjual yang mengadakan aksi ini disebut B.A.E atau Biro Administrasi Efek. 

Prosedur dari mengikuti penawaran umum di BAE ini adalah
1. Datang ke lokasi tempat BAE menyelenggarakan penawaran. 
contoh : BAE PT Raya Saham Registra penjaminnya UOB kay Han di Plaza UOB, BAE Datindo Entrycom di Hayam Wuruk 
Note : jangan lupa bawa fotokopi KTP dan KTP asli dan uang tunai sesuai kebutuhan untuk pembelian saham perdana, bisa pindah buku juga bila masih satu bank 
2. Ambil antrian, tunggu panggilan 
3. Saat dipanggil, akan diminta KTP asli untuk dicek apakah sudah ada rekening efek, kemudian akan dicocokkan apakah benar yang dimaksud, jika match kemudian akan ditanya akan memesan berapa lembar saham. Semua entry data diri dan pemesanan tadi akan dicetak dalam formulir pemesanan pembelian saham (FPPS) 
4. selain FPPS, investor akan diberikan formulir instruksi pembayaran dari BAE, nah formulir ini yang akan kita bawa ke bank yang bekerjssama untuk penyetoran secara tunai
contoh : UOB kayhan dengan Bank UOB, Datindo dengan Bank Victoria

5. Selesai dengan penyetoran kemudian kembali lagi ke BAE untuk mendapatkan tanda bukti yang bisa digunakan pada waktu proses refund, jika dana yang disetorkan berlebih karena jumlah saham yang didapatkan lebih sedikit dari yang dipesan
6. Proses pemesanan ini selesai, selanjutnya bisa kita tunggu untuk proses distribusi/ pengumuman jumlah saham yang didapatkan dan diikuti dengan proses refund tadi.



Saturday, 7 July 2018

Pasar Modal dan Aksi Korporasi (1)

Salah satu tempat bagi perusahaan untuk mendapatkan pembiayaan proyek-proyek yang akan dilakukan adalah melalui pasar modal. Pasar modal pada prinsipnya adalah mempertemukan antara penjual (perusahaan/ entitas) dan pembeli (pemilik modal). Perusahaan ini nantinya akan bertransformasi yang awalnya adalah perusahaan tertutup, misalkan dimiliki 100% oleh keluarga "A". menjadi perusahaan terbuka dimiliki banyak orang. 

Perusahaan terbuka berarti perusahaan tersebut wajib memberikan informasi yang benar (keuangan perusahaan, operasional, program kerja, dsb) ke pemegang saham perusahaan.
Hasil gambar untuk bei
Bursa Efek Indonesia

Bentuk-bentuk aksi korporasi yang perlu diketahui dan dipahami
- IPO (Initial Public Offering) : Penawaran saham perdana, dilakukan oleh suatu perusahaan yang baru akan mendaftarkan diri ke pasar modal. Biasanya ada prospektus yang menjelaskan tentang background perusahaan, dan data keuangan, prospek dan jajaran manajemen 
- SS (Stock Split) : Memecah saham, contohnya SS 1 : 10 berarti 1 saham dipecah menjadi 10, konsekuensinya harga sahamnya juga dipecah juga menjadi sepersepuluh, misalkan 8000 menjadi 800. Tujuan dari aksi ini adalah untuk meningkatkan likuiditas saham, karena harga kecil, modal untuk mendapatkannya rendah maka ritel akan mudah untuk masuk.
- RSS (Reverse Stock Split) : Kebalikan dari SS, menggabungkan saham. Contohnya RSS 10 : 1, berarti 10 saham digabung menjadi 1, harga sahamnya juga digabung misalkan awalnya 100 menjadi 1000.